Konfigurasi Hyper-V pada Windows Server 2012
1. Buka windows servernya lalu pilih Tools pada manager lalu pilih Windows PowerShell ISE.
- Enable-WindowsOprtionsFeature -Online -FeatureName Microsoft-Hyper-V -All –NoRestart
-
Install-WindowsFeature RSAT-Hyper-V-Tools -IncludeAllSubFeature
4. Kemudian install type Tools RSAT berdasarkan
fungsinya. Disini menggunakan RSAT-Clustering.
-
Install -WindowsFeature RSAT-Clustering -IncludeAllSubFeature
5. Lalu install type Tools RSAT yang berdasarkan fungsinya dan disini saya mengunakan RSAT-Clustering.
- Install-WIndowsFeature Multipath-IO
6. Setelah itu restart terlebih dahulu
Membuat
Virtual Switch
1. Klik kanan pada icon Windows PowerShell Di taksbar,
lalu pilih Run as administrator.
- Get-NetAdapter
3. Buat Virtual Switch Adapter, kita buat dua yaitu
Eksternal & Internal
-
New-VMSwitch -name ExternalSwitch -NetAdapterName Ethernet0 -AllowManagementOS
$true
-
New-VMSwitch -name InternalSwitch
-SwitchType Internal
4. Apabila sudah sekarang kita ke Network Setting, dan
pastikan sudah ada adapter yang dibuat sebelumnya.
Membuat
Virtual Machine
2. Lalu klik kanan pada nama sever, setelah itu klik New dan pilih Virtual Machine.
3. Dan akan muncul pop up seperti gambar dibawah, lalu klik Next.
4. Masukkan nama VM yang akan digunakan ceklis pada
bagian Store the virtual machine in a
different location agar kita dapat memilih lokasi penyimpanan sesuai
keinginan, lalu klik Next.
5. Selanjutnya pilih Generation 1 untuk Specify Generation, lalu klk Next.
6. Pada bagian ini masukkan memory yang akan digunakan,
lalu klik Next.
7. Untuk adapter yang digunakan pilih ExternalSwitch, lalu klik Next.
8. Dan masukkan besar penyimpanan hard disk yang akan
digunakan, disini saya memakai 10 GB.
9. Untuk Installation Options nya pilih Install
an operating system from a bootable CD/DVD-ROM, lalu klik Browse dan masukkan CD/ISo yang akan
digunakan, lalu klik Next.
10. Apabila sudah pop up dibawah ini adalah ringkasan
dari konfigurasi yang kita buat tadi, klik Finish.
11. Disini saya membuat dua mesin virtual yaitu Debian
dan Windows Sever.
Debian
1. Dan akan muncul pop up Installasi seperti berikut,
lalu klik Next.
2. Masukkan nama VM yang akan digunakan, ceklis pada
bagian Store the virtual machine in a different location agar kita dapat
memilih lokasi penyimpanan sesuai keinginan, lalu klik Next.
3. Pilih Generation 1 untuk Specify Generation, lalu
klik Next.
4. Di bagian ini masukkan memory yang akan digunakan,
lalu klik Next.
5. Pilih adapter yang digunakan pilih ExternalSwitch,
lalu klik Next.
6. Dan masukkan besar penyimpanan hard disk yang akan
digunakan, disini saya menggunakan 50 GB.
7. Untuk Installation Options nya pilih Install an operating system from a bootable
CD/DVD-ROM, lalu klik Browse dan masukkan CD/ISo yang akan digunakan, lalu klik
Next.
8. Jika sudah akan muncul pop up dibawah ini adalah
ringkasan dari konfigurasi yang kita buat tadi, klik Finish.
Windows
Server
1. Seperti biasa akan muncul pop up seperti gambar
dibawah, lalu klik Next.
2. Masukkan nama VM yang akan digunakan ceklis pada
bagian Store the virtual machine in a different location agar kita
dapat memilih lokasi penyimpanan sesuai keinginan, lalu klik Next.
3. Pilih Generation 1 untuk Specify Generation.
4. Masukkan memory yang akan digunakan, lalu
klik Next.
5. Setelah itu pilih adapter yang akan digunakan untuk
konfiguasi network, disini saya memakai ExternalSwitch, lalu klik Next.
6. Dan masukkan untuk penyimpanan harddisk yang akan
digunakan, disini saya menggunakan 60 GB.
7. Untuk Installation Options nya pilih Install an operating system from a bootable
CD/DVD-ROM, lalu klik Browse dan masukkan CD/ISO yang akan digunakan, lalu klik
Next.
8. Jika sudh akan muncul pop up ringkasan tentang
konfigurasi yang sudah kita buat tadi, lalu klik Finish.
Konfigurasi
Netwrok Adapter
Mikrotik
1. Klik kanan pada VM Mikrotik, lalu pilih Settings.
2. Pilih Add Hardware, lalu pilih Legacy Network Adapter dan klik Add.
4. Tambahkan 1 adapter lagi. Pilih Add Hardware, lalu
Legacy Netwrok Adapter dan klik Add.
5. Untuk adapter
yang ini kita menggunakan InternalSwitch karena yang pertama menggunakan
ExernalSwitch.
6. Sekarang hapus Network bawaannya klik pada Network
Adapter dan pilih Remove, lalu klik Apply dan OK.
Debian
1. Klik kanan pada VM Debian dan pilih Settings.
3. Pilih InternalSwitch untuk Virtual Switch nya.
4. Hapus Network Adapter bawaannya klik Netwrok
Adapter dan pilih Remove, lalu klik Apply dan OK.
Windows
Server
1. Sama seperti cara diatas klik kanan pada VM Windows
Server lalu pilih Settings.
2. Setelah itu pilih Add Hardware dan klik Legacy Netwrok Adapter, lalu klik Add.
3. Pilih
InternalSwitch untuk Virtual Switch nya.
4. Jika sudah hapus Network Adapter. Klik pada Network Adapter pilih Remove, lalu klik Apply
dan OK.
Konfigurasi
Mikrotik
1. Klik kanan pada VM Mikrotik dan pilih Connect.
2. Setelah itu Double klik pada VM Mikrotik dan klik
logo power untuk menjalankan mesinnya.
Troubleshoot
Error Start Virtual Machine pada Hyper-V
Apabila mesin tidak dapat berjalan dan akan muncul
peringatan seperti gambar dibawah ini, klik Close dan Power off mesinnya dari
VMware.
Setelah itu beralih lagi ke VMware klik Edit virtual machine settings.
Pilih Processor dan centang pada bagian Virtualize
Intel VT-x/EPT or AMD-V/RVT dan Virtualize CPU performance Counters, lalu klik
OK.
Jalankan mesin Windows Aku nya lalu masuk lagi ke
Hyper-V Manager. Klik kanan pada VM Mikrotik lalu pilih Connect.
Kemudian jalankan mesinnya.
Dan sudah bisa, pastikan juga VM dapat running atau berjalan.
3. Jika sudah dapat berjalan lakukan installasi
seperti "a" untuk memilih semua paket lalu klik "i" untuk
install.
4. Tunggu sampai proses installasi nya selesai apabila sudah kita diperintahkan untuk Reboot dengan tekan Enter. Sebelum di tekan enter keluarkan CD nya terlebih dahulu.
5. Login nya yaitu user : admin & Password : Enter
saja
6. Setelah itu konfigurasi router agar tersambung
dengan internet.
- ip add add address=192.168.144.124/24 interface=ether1
- ip route add gateway=192.168.144.2
- ip dns set allow-remote-requests=yes servers-192.168.43.1,8.8.8.8
Lalu kita coba ping gateway dan google.com pastikan
TTL.
- ping 192.168.144.2
- ping google.com
7. Sekarang konfugurasi untuk interface yang akan
menjadi gateway untuk client dan dns server
- ip add add address=192.168.144.125/24 interface=ether2
- ip dhcp-server setup
- ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade
Verifikasi pada Client
Debian
1. Pilih Connect dan klik tombol Start.
2. Dan akan muncul pop up installasi, pilih Install.
3. Setelah itu login dengan Username & Password
yang telah dibuat, lalu ketik su dan masuk ke directory
/etc/network/interfaces.
- su
- nano /etc/network/interfaces
4. Kemudian ubah allow-hotplug nya dengan auto, lalu
Save.
5. Sekarang Restart nertwork dan kita cek sudah
mendapkan IP dhcp atau belum dari mikrotik.
- /etc/init.d/networking restart
- ip a
6. Apabila sudah sekarang kita ping gaeway & ping
google.com pastikan juga TTL.
- ping 192.168.144.1
- ping google.com
Windows Server 2012
1. Pada Windowsku pilih Connect dan klik tombol Start.
2. Install Windows Server 2012 nya.
3. Pada pemilihan OS disini saya mengguakan CLI karena
memory yang tersedia hanya 512 MB.
4. Setelah itu kita cek IP dhcp nya dari miktotik,
- Ipconfig
5. Ping gateway dan ping google.com pastikan TTL.
- ping 192.168.144.1
- ping google.com
Backup dengan Export Import
1. Pilih VM yang akan di export, lalu pilih Export.
2. Dan pilih lokasi penyimpanan file export, lalu
pilih Export.
3. Tunggu sampai proses export nya selesai.
4. Apabila sudah selesai hapus VM yang tadi sudah di
export, lalu klik Delete.
Dan akan
muncul pop up seperti dibawah, lalu klik Delete.
5. Pastikan mesin sudah terhapus, lalu klik Import
Virtual Machine.
6. Dan akan muncul tampilan awal Import, lalu klik
Next.
7. Masukkan folder yang sudah tersediafile export nya.
8. Pilih mesin yang akan di import, lalu klik Next.
9. Untuk Type nya pilih Register the virtual machine in-place, lalu
klik Next.
10. Apabila sudah klik Finish.
11 Dan pastikan juga VM yang dihapus sudah muncul kembali.


























































































Komentar
Posting Komentar