Konfigurasi OpenVZ dalam Proxmox

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Diblog kali ini saya akan membahas tentang cara dan langkah-langkah konfigurasi Openvz dalam proxmox. Semoga bermanfaat untuk kalian yang masih belajar tentang jurusan IT.
 


Tujuan : - mampu mengkonfigurasi kan Openvz dalam Proxmox

manfaat : - memperdalam ilmu tentang linix

Software :
- VMware



Iso :

- Proxmox-ve_6.2.-1.iso
 
 


Langkah-langkah :

Mengatasi Pop up Invalid Subsription
 
- saat kita login proxmox, biasa nya akan muncul pop up seperti ini.



Mari kita musnahkan. Berikut cara nya:

Langkah-langkah :
 
1. Pertama-tama buka PuTTY lalu remote IP Proxmox dengan SSH, klik open.
 


2. Login dengan User Root dan Password kalian. Kemudian beralih le directory /usr/share/javascript/proxmox-widget-toolkit/. Lalu copy file proxmoxlib.js untuk backup dengan perintah sebagai berikut:
- cd /usr/share/javascript/proxmox-widget-toolkit/
- cp proxmoxlib.js proxmoxlib.js.backup
 

3. Setelah itu kita masuk ke file proxmoxlib.js dengan perintah sebagai berilut :

- nano proxmoxlib.js
 
 
4. Kemudian edit pada kata if (data.status ) untuk mencari nya tekan CTRL+W lalu tekan enter.

5. Maka akan terlihat tulisan if (data.status(=='Active'). Hapus data.status(=='Active' rubah menjadi (false). keluar dan simpan.
 
 

6. Berikutnya restart service pveproxy agar memperbaharui apa yang sudah kita edit.

- systemctl restart pveproxy.service
 

7. Beralih pada browser kemudian ke Setelan.
 
 

8. Kemudian ke menu privasi dan keamanan pilih Hapus data penjelajahan.
 
9. Lalu hapus data.
 

10. Setelah itu ketikkan IP Proxmox serta Port nya dan coba login dengan Username root dan Password yang telah dibuat.
 

11. Maka popup invalid subsription sudah musnah dan tidak muncul lagi.
 

Membuat Container (CT) pada Proxmox.

1. Pertama-tama kita klik tanda kurung baca kebawah pada pve, lalu pilih local (pve) kemudian Content dan pilih templates.
 


2. Pilih Operasi Sistem yang akan diinstall. Disini memakai Debian-10.0-standard. Klik Download.
 

3. Tunggulah proses mendownload sampai selesai. Akan muncul pemberitahuan download selesai dan Task Ok. Klik pada tanda silang dipojok atas.
 
 

4. Jika sudah maka akan terlihat templates yang akan kita download tadi lanjut kita Create CT.
 

5. Masukkan Hostname dan Passoword yang akan dipakai. Klik next.
 

6. Masukkan templates yang sudah di download tadi. Klik next.
 

7. Untuk Root Disk pilih 16 Gib untuk Disk Size. Klik next.
 

8. Untuk CPU kita gunakan 1 cores saja.
 

9. Untuk Memory kita gunakan 512 Mib. Klik Next.
 

10. Untuk network pilih IP Static. Masukkan IP Address & Gateway yang sesuai dengan jaringan kita.
 
 
11. Untuk DNS masukkan nama domain DNS yang akan digunakan juga. Klik next.
 
 
12. Jika sudah akan muncul konfirmasi dari konfigurasi yang telah kita lakukan. klik finish.
 

13. Tunggu prosesnya sampai selesai lalu klik silang.

 
Mengclone Container

1. Karena tadi kita sudah mengcreate satu container/CT sekarang kita akan mengclone nya. Klik kanan CT yang telah dibuat & akan di clone lalu pilih Colne.

2. Masukkan Hostname untuk VM clone an pertama ini, klik colne.
 

3. Lakukan hal yang sama untuk mesin clone an ketiga.
 

Konfigurasi DNS Server.

Langkah-langkah :

1. Pertama-tama kita jalankan mesin nya. Klik start.
 

2. Jika mesin sudah berjalan klik console.
 

3. Kemudian login dengan User : Root & Password yang telah ditentukan dari mesin asli clone an. Lalu lakukan peng-update an dengan perintah :

- apt-get update
 

4. Setelah itu install paket bind9 net-tools dengan perintah :

- apt install bind9 net-tools
 

5. Selanjutnya beralih ke directory /etc/bind lalu masuk ke file named.conf.local dengan perintah :

- cd /etc/bind
- nano namde.conf.local
 
 
6. Edit file named.conf.local dengan memasukkan nama dns dan IP address.
 

7. Berikutnya copykan file db.local ke file domain kita. File db.127 ke file IP address.

ketikkan perintah :

- cp db.local bisa
- cp db.127 ip
 


8. Masuk ke file bisa lalu ubah localhost menjadi nama domain serta tambahkan IP Address sebagai berikut :

- nano bisaamin

9.  Masuk juga ke file ip lalu ubah localhost menjadi nama domain serta tambahkan angka terakhir dari IP addressyang digunakan sebagai berikut :

- nano ip
 

10. Selanjutnya masuk ke file named.conf.options. Edit seperti berikut :
 

11. Restart server bind9 dengan perintah :

- /etc/init.d/bind9 restart
 


12. Kemudian masuk ke file /etc/resolv.conf lalu tambahkan nama domain DNS, IP Address & 8.8.8.8.
 

 
Verifikasi

1. Ping nama domain DNS pastikan TTL ya.
 

2. Lakukan juga pengecekan pada client windows. Buka CMD lalu Ping IP VM dan domain DNS pastikan TTL juga ya.
 
 
Konfigurasi Ajenti Control Panel

Langkah-langkah :

1. Jalankan mesin lalu klik Console. Karena ini merupakan mesin clone maka rubah dulu IP nya dengan perintah :

- nano /etc/network/interface
 
 

2. Kemudian restart network nya dan lihat apakah IP nya sudah sesuai.

Ketik perintah :

- /etc/init.d/networking restart
- ip a
 

3. Selanjutnya masuk ke file /etc/apt/sources.list. Lalu tambahkan repository nya :

  • deb http://kebo.vlsm.org/debian/ buster main contrib non-free  
  • deb http://kebo.vlsm.org/debian/ buster-updates main contrib non-free 
  • deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ buster/updates main contrib non-free
 
 
4. Jika sudah lakukan update denga perintah :

- apt-get update.
 
 
5. Setalah itu install paket bind9 net-tools dengan perintah :

- apt install bind9 net-tools
 

6. Selanjutnya pindah ke directory /etc/bind lalu masuk ke file named.conf.local.

- cd /etc/bind
- nano named.conf local
 

7. Edit file nya sebagai berikut :
 
 
8. Kemudian masuk ke file named.conf.options lalu rubah seperti berikut :

- nano named.conf.options
 
 

9. Berikutnya copy kan db.local ke file domain lalu file db.127 ke file ip.

- cp db.local mila
- cp db.127 ip


10. Setelah itu masuk ke file mila, lalu ubah localhost menjadi nama domain serta tambahkan IP Address.

- nano mila
 

 
11. Masuk pula ke file ip lalu ubah localhost menjadi nama domain serta tambahkan angka terakhir dari IP Address yang digunakan sebagai berikut :

- nano ip
 
 

12. Berikutnya restart server bind9

- /etc/init.d/bin9 restart
 
 
13. Setelah itu masuk ke file /etc/resolv.conf lalu edit dengan perintah :

- nano /etc/resolv.conf

Tambahkan nama domain, ip address, dan 8.8.8.8
 
 
14. Lakukan pengecekan dengan menge-ping nama domain nya, pastikan TTL.
 

15. Selanjutnya install paket gnupg dengan perintah :

- apt-get install gnupg
 

16. Kemudian ambil repository ajenti dari web dengan perintah :

 - wget http://repo.ajenti.org/debian/key -O- | apt-key add -
 

17. Selanjutnya tambahkan repository ajenti ke dalam debian dengan perintah :

- echo "deb http://repo.ajenti.org/debian main main debian" | tee -a /etc/apt/sources.list


18. Jika sudah lakukan update 
- apt-get update
 

19. Setelah itu install paket Ajenti nya dengan perintah :

- apt install ajenti

20. Tunggu sampai muncul tampilan Generate Sertificate dengan Username dan Password nya.
 

Verifikasi.

1. Lakukan pengujian pada client windows. Buka CMD lalu Ping Nama domain dan Ip addressnya. Pastikan TTL ya.
 
 

2. Lakukan juga pengujian pada browser. Buka browser kemudian ketikkan "https://*namadomain*:8000". Jika ada peringatan pilih Continue.
 

3. Maka akan muncul pop up untuk login, masukkan username: root dan password: admin. Klik login.
 

4. Jika berhasil maka akan muncul dashboard ajenti, seperti berikut:
 

Konfigurasi Samba Server.

Langkah-langkah :

1. Pertama-tama login dengan user root dan password yang telah di tentukan, kemudian cek IP Address dengan perintah :

- nano /etc/network/interfaces
 

2. Disini menggunakan IP Address 192.168.100.26.
 

3. Restart networknya lalu cek IP nya dengan perintah :

- /etc/init.d/networking restart
- ip a
 
 
4. Lakukan peng-update an dengan perintah :
 
- apt-get update
 

 
5. Install paket samba dengan perintah :
 
- apt install samba
 

 
6. Akan muncul Pop up seperti berikut, pilih NO.
 
  
 
7. Setelah itu masuk ke file /etc/samba lalu copy kan file smb.conf. dengan file smb.confbackup.

 - cd /etc/samba

 - cp smb.conf smb.confbackup


8. Kemudian masuk ke file smb.conf. Tambahkan pada bagian paling bawah sebagai berikut :

- nano smb.conf

[*Nama file*]

path = /home/samba/*Nama FIle*/

valid users = *Nama File*

writeable = yes

browseable = yes

guest ok = no

9. Selanjutnya buat direktory /home/samba kemudian tambahkan user yang dapat mengakses file tersebut.

- mkdir /home/samba

- useradd -m -d /home/samba/*Nama File*/ *Nama File* 

10. Kemudian tambahkan user untuk samba.

- smbpasswd -a *Nama File*

11. Cek apakah konfigurasi sudah ada atau belum.

Testparm

 

Tekan enter untuk mengetahui detailnya.

12. Beralih pada direktory /home/samba/fileIT/ lalu tambahkan satu file dan cek dengan perintah :

- cd /home/samba/fileTKJ/

- touch file_test

- ls –l

13. Kemudian restart samba dengan perintah:

- /etc/init.d/samba-ad-dc restart

- reboot

note :

setelah reboot biasanya mesin yang merupakan hasil clone IP nya akan kembali seperti semula mesin aslinya. Cek terlebih dahulu.

14. Berikutnya install paket bind9 & net tools.

- apt install bind9 net-tools

15. Beralih ke directory /etc/bind/ lalu masuk ke file named.conf.local

- cd /etc/bind/

- nano named.conf.local

16. Edit file named.conf.local sebagai berikut :

17. Copy file db.local ke file domain & file db.127 ke file ip.

- cp db.local TKJ

- cp db.127 ip

 

18. Masuk ke file TKJ lalu ubah localhost menjadi nama domain serta tambahkan IP Address sebagai berikut:

- nano TKJ

 

19. Masuk pula ke file ip lalu ubah localhost menjadi nama domain serta tambahkan angka terakhir dari IP Address yang digunakan sebagai berikut:

- nano ip


20. Setelah itu masuk ke file named.conf.options lalu lakukan pengeditan sebagai berikut:

- nano named.conf.options

 

21. Kemudian restart server bind9 dengan perintah :

- /etc/init.d/bnd9 restart

 

22. Berikut nya masuk ke file /etc/resolv.conf  lalu tambahkan nama domain. IP Address & 8.8.8.8.

- nano /etc/resolv.conf 
 
 

23. Lakukan pengecekkan dengan menge PING nama domain DNS pastikan TTL yaa.
 

 
VERIFIKASI
 
1. Beralih pada client windows kemudian buka CMD dan lakukan pengujian dengan mneg PING IP Address VM & Nama Domain DNS pastikan TTL yaa.  

2. Lakukan juga pengujian dengan tekan CTRL+R lalu ketik "\\*Nama Domain DNS*\Nama File pada Service Samba" Klik OK.

 
3. Maka akan muncul popup untuk login masukkan nama file pada service samba kemudian masukkan password user yang telah dibuat untuk mengakses file tersebut. Klik OK. 
 
 
 
4. Jika berhasil maka kita dapat mengakses file tersebut.
 

Semoga bermanfaat..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara menginstal debian 9 melalui Vmware

Keberagaman Komunikasi.

Teknologi Komunikasi Data dan Suara