Installasi Proxmox & Cloud Host Router Mikrotik dengan VMware

 Assalamu'alaikum Wr.Wb

Di blog saya kali ini saya akan membahas tentang cara dan langkah-langkah menginstallasi Proxmox & Cloud Host Router Mikrotik dengan VMware.

Tujuan : - Mampu menginstallasi Proxmox & Cloud Host Router Mikrotik dengan VMware.

Manfaat : - Dapat memahami cara menginstallasi Proxmox & Cloud Host Router Mikrotik dengan                             VMware.


Software :

- VMware



Iso :

- Proxmox-ve_6.2.1.iso

- chr-6.47.4


Langkah-langkah :

1. Pertama-tama kunjungi website https://www.proxmox.com/en/downloads lalu pilih Proxmox VE 6.2 ISO Installer dan Download.


2. Jika sudah selesai download, beralih ke VMware kemudian pilih Create a New Virtual Machine untuk membuat mesin baru.

3. Maka akan muncul pop up wizard VM. Pilih Custom (advanced) lalu klik next.

                                      

4. Kemudian akan muncul pemilihan hardware untuk VM. Disini klik Next saja.

5. Setelah itu pilih Installer Disc Image File karena kita menggunakan ISO lalu masukkan ISO Proxmox yang sudah di download. Klik Open.

          

6. Selanjutnya pilih Operasi Sistemnya dengan type Linux dan kernel 5.x 64-bit, Klik Next.

7. Kemudian masukkan nama VM dan lokasi penyimpanan yang akan digunakan, Klik next.

                                            

8. Setelah itu pilih Konfigurasi untuk Processor. Dapat disesuaikan dengan laptop/komputer kalian.

9. Berikut ini pilih beberapa besar memori yang akan digunakan untuk VM, Klik Next.  

10. Lalu pilih type Network yang akan digunakan, disini pilih Use bridge network.

  

11. Selanjutnya ada pilihan type controller, klik next saja.

                                             

12. Begitu pun dengan type disk, kita langsung klik next saja.

13. Kemudian untuk Disk pilih Create a new virtual disk, karena disini kita membuat disk virtual baru untuk VM Proxmox, Klik next.

14. Setelah itu masukkan Kapasitas Disk, disini menggunakan 100 GB. Dapat disesuaikan.

15. Lalu untuk File Disk nya klik Next saja.

                                         

16. Jika sudah maka akan muncul pop up rangkuman dari konfigurasi yang sudah kita tentukan untuk VM Proxmox ini. Klik Finish.

17. Maka dapat terlihat bahwa VM Proxmox sudah terbuat.

18. Selanjutnya jalankan mesin nya. Klik pada Power on this virtual machine.

19. Maka akan munculan tampilan pop up penginstallan Proxmox. Pilih Install Proxmox VE.

                                         

20. Setelah itu akan ada pop up seperti ini, klik Ok saja.

21. Berikut nya akan muncul tampilan Lisensi Agreement. Klik I gree.

22. Akan muncul target hardisk, kita klik next saja.

23. Selanjutnya pilih Negara dan Zona Waktu yang akan digunakan, Klik next.


24. Setelah itu masukkan Password & Email yang akan digunakan untuk login ke Proxmox, jika sudah klik next.

25. Lalu masukkan Hostname, IP Address, Netmask dan Gateway yang akan digunakan. Klik Next.

26. Jika sudah maka akan muncul rangkuman konfigurasi yang telah kita buat, Klik Install.

27. Tunggu proses installasi sampai selesai.

28. Jika sudah selesai maka akan muncul pop up yang akan memberitahukan bahwa proses installasi sukses juga terdapat alamat website untuk mengakses proxmox dari web, Klik Reboot.

Verifikasi

1. Jika sudah di reboot beralih pada browser, kemudian ketikkan alamat website proxmox nyaa (https://(IP Proxmox):8006). 

2. Maka akan muncul pop up login ke Proxmox, masukkan Username nya Root dan Passwordnya yang sudah dibuat sebelumnya, Klik Login.

3. Jika muncul pop up seperti gambar klik Ok saja.

4. Maka kita akan masuk ke halaman dashboard Proxmox kita.

Installasi CHR Mikrotik pada VMware.

1. Pertama kita kunjungi website https://mikrotik.com/download lalu cari bagian Cloud Hosting Router pilih RAW Disk versi stable (6.47). Klik kanan lalu pilih CopyLink Location.

2. Kemudian kita beralih ke server Proxmox, Klik pada PVE, lalu klik Shell.

3. Selanjtunya update terlebih dahulu.

apt-get update

4. Setelah itu kita install paket unzip untuk membuka paket chr yang berekstensi zip.

- apt install unzip

5. Lalu download paket chr tersebut dengan perintah wget.

- wget https://download.mikrotik.com/routeros/6.47.2/chr-6.47.2.img.zip

6. Kemudian cek apakah paket tersebut sudah ada dengan perintah ls. Kemudian ekstrak file tersebut agar berubah menjadi ekstensi.img dengan perintah :

- unzip chr-6.47.4.img.zip

7. Cek informasi tentang paket tersebut dengan perintah :

- qemu-img info chr-6.47.4.img

8. Bisa dilihat virtual size yang ada paket tersebut adalah 64 Mib, disni diubah menjadi 100 Gib denga perintah :

- qemu-img resize chr-6.47.4.img +100G

9. Cek kembali informasi paketnya pastikan sudah berubah size nya.

- qemu-img info chr-6.47.4.img

10. Beralih ke tampilan awal proxmox, klik Create VM.

11. Ketikkan nama untuk VM yang akan dibuat. Klik Next.

12. Selanjutnya pilih Do not use any media untuk OS dan untuk tipe nya pilih Linux versi 5.x-2.6 Kernel. Klik next.

13. Untuk system klik next saja.

14. Lalu pada Hard disk ubah pada Bus/device menjadi 1 dan size nya 1 Gib. Klik next.

                             

15. Untuk CPU gunakan Sockets & Cores nya 1 saja. Klik next.

                                  

16. Untuk memory nya disini menggunakan 512 Mib. Klik next.

      

17. Untuk Networknya biarkan default. Klik next saja

      

18. Jika sudah maka akan muncul konfirmasi tentang konfigurasi yang telah kita buat. Klik Finish.

     

19. Beralih pada pve lalu klik Shell, disini kita akan mengimport disk CHR dengan perintah :

- qm importdisk 100 chr-6.47.4.img local-lvm

                             

20. Beralih pada mesin mikrotik yang telah kita buat tadi, ke menu hardware lalu pilih unused disk 0 klik add/double klik. Pilih disk image yang tadi sudah di import dari pve, lalu klik add.


21. Jika sudah hapus disk yang sudah tidak terpakai dengan klik Detach.

                             

22. Muncul pop up seperti berikut, klik yes saja.

23. Beralih ke menu options, pilih Boot Order lalu klik edit. Pilih Boot device dengan disk 'scsi0'. Klik OK.

   

24. Pastikan KVM hardware virtualizationnya di NON aktifkan, agar mesin dapat dijalankan.





25. Setelah itu ke menu Hardware lalu pilih Network Device. Klik edit lalu pilih Bridge dengan vmbr0 dengan modelnya Intel E1000. Klik ok.

26. Jika sudah jalankan mesinnya. Klik start.

27. Kemudian console untuk melakukan konfigurasi pada mesinnya.

                               

28. Masuk dan login menggunakan default login mikrotik

Login : admin

Password : enter saja.

29. Cek IP address yang ada, lalu hapus IP tersebut dengan perintah :

- ip dhcp-client pr

- ip dhcp-client remove numbers=0


30. Berikut konfigurasi IP address, gateway dan DNS server yang sesuai dengan jaringan yang kita gunakan.
                           


31. Setelah itu lakukan pengecekkan dengan mengeping gateway 8.8.8.8 dan Google.com. Pastikan TTL ya.

VERIFIKASI CHR

1. Beralih pada pve proxmox, lalu klik shell kemudian PING IP Mikrotik nya pastikan TTL ya.


2. Beralih pada client Windows10. Pastikan firewall yang ada di laptop/pc kalian dimatikan semua. Lalu cek pada CMD dengan mengePING mikrotik kita. Pastikan TTL ya.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara menginstal debian 9 melalui Vmware

Keberagaman Komunikasi.

Teknologi Komunikasi Data dan Suara