Konfigurasi Cpanel Ajenti pada Debian


Assalamu'alaikum Wr.Wb

Halloooo!! Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang cara mengkonfigurasi Control Panel Hosting Ajenti.

Control Panel Hosting adalah program software yang disediakan oleh penyedia web hosting yang berfungsi untuk mengoperasikan, mengatur, menjalankan, dan mengelola fasilitas yang ada di web hosting. Fungsi dari Control Panel ini ialah untuk membantu penyedia web hosting dan user website dalam mengelola dan menjalankan fasilitas-fasilitas yang tersedia di web hosting sesuai dengan kebutuhan nya.

Ajenti merupakan control panel berbasis web yang bersifat open source yang kaya fitur, kuat dan ringan. Kelebihan ajenti adalah ringan, modern, banyak plugin untuk sistem dan software konfigurasi dll.

Tujuan : Agar kita dapat memahami dan mengetahui cara konfigurasi control panel hosting ajenti.

Alat dan Bahan:

- GNS3



- Iso debian 9.7

- Windows Client

Topologi:


Konfigurasi GNS3

1. Pilih tabs edit klik preferences.


2. Pilih Virtualbox VMs, klik new.




3. Kemudian pilih tabs File, klik new blank project



4. Kemudian buat topologi nya.


Konfigurasi Debian

1. Pertama kita atur sertingan IP Address nya dimana interface nya enp0s3 menggunakan IP Static dan satu lagi network dengan ip internet. Dengan perintah cat /etc/apt/network/interfaces.


2. Untuk repository local nya kita pakai kebo.vlsm.org. Dengan perintah nano /etc/apt/sources.list, isikan path dibawah :

- deb http://kebo.vlsm.org/debian/ stretch main contrib non-free
- deb http://kebo.vlsm.org/debian/ stertch-updates main contrib non-free
- deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ stretch/updates main contrib non-free



3. Setelah itu tambahkan repo ajenti nya terlebih dahulu dengan perintah wget http://repo.ajenti.org/debian/key -O- | apt-key add -



4. Selanjutnya tambahkan repository ajenti pada folder sources.list perintah nya echo "deb http://repo.ajenti.org/debian main main debian" | tee -a /etc/apt/sources.list.



5. Update paketnya maka akan terlihat di dua repository : pens dan ajenti.
    Perintah nya apt update


6. Selanjutnya kita install ajenti dengan perintah apt install ajenti


7. Tunggu sampai muncul sertifikat key dengan port default 8000 dan username : root dan password : admin.


8. Ubah terlebih dahulu acces control nya dengan cara ctrl+W cari 3600 kemudian beri tanda kutip dua "3600". Perintah nya nano /usr/share/pyshared/socketio/transports.py





9. Lakukan juga perubahan pada handler.py "3600" perintah nya nano /usr/share/pyshared/socketio/handler.py




10. Kemudian cek status ajenti nya dengan perintah service ajenti status.



11. Setelah selesai maka restart server ajentinya.


12. Beralih pada client windows 10 lalu ke browser ketik IP dengan port 8000. Jika ada peringatan klik Advance.

13. Kemudian klik proceed to 192.168.100.76 (unsafe).




14. Maka akan muncul pop up ajenti. Masukkan username: root dan password: admin.


15. Berikut ini merupakan tampilan dashboard ajenti.


16. Berikut ini merupakan tombol untuk mengatur power server.

17. Kemudian klik Add Widget.


18. Pilih Immediate Traffic, disini kita bisa menambahkan tampilan traffic.


19. Akan muncul pop up seperti ini, pilih device enp0s3 lalu klik OK.


20. Maka akan muncul pada dashboard.


21. Kemudian beralih pada configure pilih bahasa, masukkan IP dan Port yang akan dipakai. Lalu jangan lupa save ya.


22. Lalu restart lagi server ajenti nya.


23. Sekarang kita akan menambahkan plugin NGINX. Cari kemudian pilih tombol sebagai berikut untuk menginstall.


24. Maka secara otomatis kita akan diarahkan ke terminal lalu ketik Y saja untuk konfirmasi.


25. Jika sudah maka akan muncul.



26. Lalu beralih ke services kemudian pastikan server NGINX sudah berjalan.


27. Kita uji coba untuk mengetikkan IP pastikan muncul tampilan NGINX nya yaaaaa.


28. Setelah itu kita tambahkan plugin satu lagi yaitu Samba. Sama dengan NGINX kita install terlebih dahulu.

29. Otomatis akan langsung ke terminal ketik Y.


30. Jika sudah maka akan muncul pop up instalasi completed.


31. Selanjutnya masuk ke folder samba, ketikkan path yang akan digunakan kemudian centang pada bagian Guest access dan Browseable, jangan lupa save ya.


32. Lalu kita uji coba pada client windows 10, klik Win+R lalu ketik sebagai berikut : \\192.168.100.76 lalu klik OK.


33. Maka akan muncul folder yang sama dengan server ajenti kita.


Sekian tutorial dari saya, semoga bermanfaat yaa.














Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara menginstal debian 9 melalui Vmware

Keberagaman Komunikasi.

Teknologi Komunikasi Data dan Suara