KONFIGURASI WEB SERVER APACHE2 DAN NGINX PADA DEBIAN 9.7


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Halo gais kembali lagi di blog saya, pada postingan kali ini ada materi baru yang saya mau share ke kalian nih, yu kita simak..

Tujuan : - agar kalian mengetahui bagaimana cara konfigurasi web server apache2 dan aplikasi serta bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan

Fungsi dari web server adalah mengelola website yang telah online, agar semuanya berjalan lancar, web server berperan sebagai perantara antara mesin server dan client.

Aplikasi & Software yang digunakan:
- Iso Debian 9
- Virtualbox
 

- Client Windows 10


APACHE2:

Berikut langkah-langkahnya:

1. Pertama ketik perintah ifconfig.


2. Folder bind (cd /etc/bind) nano rifda (nama domain 1 kalian) lalu tambahkan www dan IP Address server, jika sudah jangan lupa untuk disimpan.


3. Masuk ke dalam bind (cd /etc/bind) nano rifdaa (domain ke 2 kalian) lalu tambahkan www dan IP Address server, jika sudah jangan lupa untuk disimpan.


4. Jika sudah mari kita lakukan pengujian pengetesan ping dengan perintah ping www.rifda.net (nama domain 1 kalian) dan juga melakukan test ping untuk domain yang kedua ping www.rifdaa.net.


5. Selanjutnya install apache2 dengan masukkan perintah apt-get install apache2.


6. Masuk ke dalam folder apache2 dengan perintah cd /etc/apache2/sites-available kemudian ls, selanjutnya tambahkan file 000-default.conf sesuai yang kalian inginkan. perintah nya cp 000-default.conf rifda.conf dan cp 000-default.conf rifdaa.conf (nama domain yang kalian buat).



7. Edit file yang ada pada nano rifda.conf dengan ServerName : www.rifda.net dan letakkan path nya pada /var/www/rifda/html.



8. Edit file yang ada pada nano rifdaa.conf dengan ServerName : www.rifdaa.net dan letakkan path nya pada /var/www/rifdaa/html.



9.  Masuk ke dalam folder cd /var/www/html.


10. Lalu edit file index.html dengan perintah nano index.html


11. Kalian buat terlebih dahulu direktori dengan nama domain kalian.


12. Edit file yang ada pada /var/www/rifda/html/index.html dengan perintah nano /var/www/rifda/html/index.html



13. Edit file yang ada pada /var/www/rifdaa/html/index.html dengan perintah nano /var/www/rifdaa/html/index.html.


14.  Matikan terlebih dahulu file site default nya.


15. Kemudian aktifkan file web yang sudah kita buat sebelumnya, dengan perintah a2ensite rifda.conf dan a2ensite rifdaa.conf.



16. Kemudian kita restart apache2 nya.



Pengujian.

17. Pada sisi client masukkan IP server Debian.


18. Kemudian buka cmd di client lakukan test ping dengan perintah ping www.rifda.net dan juga nslookup www.rifda.net



19. Kemudian buka cmd di client lakukan test ping dengan perintah ping www.rifdaa.net dan juga nslookup www.rifdaa.net.


 20. Jika sudah berhasil test ping buka web browser lalu masuk ke web server kita.
- www.rifda.net



- www.rifdaa.net


- 192.168.1.28

NGINX

1, Jika sebelumnya kita menginstall apache2 maka disable terlebih dahulu dengan perintah systemctl stop apache2.


2. Jika sudah bisa kita cek apakah apache2 sudah berhenti atau belum, perintah nya systemctl status apache2.


3. Kemudian kita install paket nginx nya, dengan perintah apt install nginx lalu ketik y.


4. Maka kita akan dimintai untuk memasukkan cd, mari kita masukkan cd dvd binary-1.


5. Disini saya diminta untuk memasukkan cd dvd binary-2


6. Pilih force unmount.


7. Kemudian masuk ke direktori cd/home, lalu buat folder.


8. Lalu edit file pada user 1.



9. Jika sudah kita edit file pada user 2.



10. Kemudian buat config untuk di user 1 dan user 2.

11. Lalu edit konfigurasi nya, perintah nya nano lala
     - Listen 80;
     - Listen [::]:80;
     - root /home/lala;
     - Server_name rifda.net www.rifda.net;





12.  Lalu edit konfigurasi nya, perintah nya nano rifdakml.

     - Listen 80;
     - Listen [::]:80;
     - root /home/rifdakml;
     - Server_name rifdaa.net www.rifdaa.net;




13. Kita aktifkan konfigurasi nya di nginx, dengan menyalin file di sites-available ke sites-enabled

 .
14. Lalu kita jalankan nginx ya, masukkan perintah systemctl start nginx kemudian lihat status nginx sudah aktif atau belum dengan perintah systemctl status nginx.


15. Lakukan pengujian di web browser www.rifda.net, dan www.rifda.net
- www.rifda.net

- www.rifdaa.net


Sekian tutorial dari saya, semoga bermanfaat yaa..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara menginstal debian 9 melalui Vmware

Keberagaman Komunikasi.

Teknologi Komunikasi Data dan Suara