Konfigurasi DHCP pada windows server 2012.
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Di blog saya kali ini saya akan membahas tentang konfigurasi DHCP di windows server 2012.
Apa itu DHCP? DHCP adalah salah satu protokol pada jaringan computer yang dapatmemberikan atau meminjamkan IP Address terhadap host yang berbeda dalam satu jaringan secara otomatis.
Semoga bermanfaat yaaaaaa!!!
Semoga bermanfaat yaaaaaa!!!
Software:
Iso yang digunakan:
- Windows server 2012 (server)
- Windows server 2010 (client)
- Debian 9 (client)
Langkah-Langkah:
Iso yang digunakan:
- Windows server 2012 (server)
- Windows server 2010 (client)
- Debian 9 (client)
Langkah-Langkah:
- Langkah pertama, klik tab manage kemudian klik "Add and role features".
- Ketika menambahkan satu role pada windows server akan muncul seperti ini, password administrator harus lebih aman, IP address sudah di setting.
- Saat memilih konfigurasi server pertama, pilih type instalasi "role-based or feature-based".
- Kita menggunakan server pool, maka cek IP address sesuai dengan yang didaftarkan pada network adapter.
- Pilih DHCP server lalu next.
- Akan muncul pop seperti ini, klik add features.
- Penambahan features lainnya tidak perlu , langsung klik next aja.
- Tahap selanjutnya adalah ringkasan tentang DHCP server, lalu klik next aja.
- Konfirmasi selanjutnya klik install, untuk menambahkan fitur DHCP server.
- Instalasi DHCP server nya sudah dimulai, setelah itu server secara otomatis akan restart.
- Jika sudah selesai, lalu klik "close", lalu akan muncul notifikasi pada address bar bewarna kuning. klik "Complete DHCP configuration".
- Lalu klik "commit" aja.
- Konfigurasi akhir ditampilkan DHCP server kemudia restart server tersebut.
- Klik server manager lalu pilih tools, dan pilih DHCP untuk mengkonfigurasi nya.
- Klik kanan server yang sudah dibuat, kemudian pilih IPV4, klik kanan dan pilih new scope.
- Jika muncul seperti ini untuk Welcome to the scope wizard klik next.
- Buat nama group nya dan deskripsinya. Disini saya buat group 28 dan deskripsinya.
- Isikan range IP address yang diberikan pada client start IP address mulai dari 172.18.0.100 - 172.18.0.150 dan pilih next.
- Menambahkan IP exclusion yang berfungsi IP address yang tidak akan diberikan oleh server. misalnya mulai range dari 172.18.0.100-172.18.0.105 lalu klik "add" dan "next".
- Memberikan durasi waktu sesuai keutuhan secara default adalah 8 hari, kemudian pilih next.
- Klik "yes" jika kita ingin memberikan konfigurasi tambahan.
- Isi IP gateway nya, lalu pilih Add dan next.
- Domain name dan DNS server nya isikan, dan isikan nya sesuai dengan yang kalian mau.
- Tambahkan IP address wins server nya jika ada biar bisa di convert dengan server name.
- Lalu mengaktifkan scope yang sudah dibuat sebelumnya, klik next.
- Akan muncul pop seperti ini dengan menyatakan configurasi scope sudah selesai lalu klik finish.
- Tampilan scope IP yang sudah dibuat dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
- Sebelum verifikasi ubah terlebih dahulu kedua network menjdi internal network, adar client bisa mendapat IP DHCP dari server.
- Jika client sudah ada yang terkoneksi pada server akan terlihat sesuai dengan scope yang diberikan sebelumnya.
- Verifikasi pada client windows 10 dengan cara obtain network adapter yang ada pada client tersebut.
- Cek di cmd ketikan "ipconfig /realise" untuk melepas IP Address nya.
- Lalu ketikan "ipconfig /renew" untuk meminta IP nya kembali.
Tugas
1. Kemudian kita membuat reservation untuk IP Client, Klik kanan Reservation lalu pilih New Reservation.
2. Ini adalah contoh reservation untuk windows, masukkan MAC windows nya.
3. Dan yang ini reservation debian maka masukkan MAC nya
4. Jika sudah bisa dilihat disini.



































Komentar
Posting Komentar