Organisasi standar komunikasi data.
ORGANISASI STANDARD KOMUNIKASI DATA
ORGANISASI STANDARD KOMUNIKASI DATA
. STANDARD
Suatu standard yang terbuka (open standard) diperlukan untuk memungkinkan interkoneksi sistem, perangkat maupun jaringan yang berasal dari vendor maupun operator yang berbeda.
Standar berfungsi sebagai acuan bagi siapa saja yang akan merancang perangkat keras, perangkat lunak dan protokol komunikasi data. Jika tidak demikian, setiap pabrik akan membuat perangkat sesuai dengan spesifikasi sendiri, akibatnya tidak terjadi inter-operabilitas apabila dihubungkan dengan perangkat komunikasi yang dibuat oleh perusahaan lain.
Terdapat dua macam model standar yang dipakai secara luas untuk komunikasi data pada saat ini, yaitu model Open System Interconnection (OSI) dan model TCP/IP yang telah menjadi standar defacto Internet. Mari kita urai satu-persatu.
Standar semacam ini perlu untuk menjaga inter-operabilitas antar peralatan yang dibuat oleh pabrik yang berbeda-beda.
Yang menetapkan standard resmi suatu negara tertentu dapat dilihat berikut ini:
Indonesia : Menkominfo
Inggris : British Standard Institute (BSI)
Jerman : Deutsche IndustrieNormen (DIN)
Amerika : American National Standard Institute (ANSI)
BRT : Badan Regulasi Telekomunikasi >> BadanStandar Indonesia.
Open System Interconnection(OSI)
Model OSI adalah model atau acuan arsitektural utama untuk network yang men deskripsikan bagaimana data dan informasi network dikomunikasikan dari sebuah aplikasi computer ke aplikasi komputer lain melalui sebuah media transmisi.
Model OSI ditetapkan oleh sebuah badan standar internasional yang bernama International Standards Organization (ISO) pada tahun 1947.
Berikut susunan model OSI dari bawah dan fungsinya:
1. Physical
Lapisan ini bertanggung jawab untuk membawa bit-bit data melalui media tranmisi. Karena itu physical layer bertanggung jawab menentukan spesifikasi perangkat keras.
2. Data Link
Datalink layer hanya bertanggung jawab untuk menghantar frame dalam satu hop saja.
3. Network
Network layer bertanggung jawab untuk pengiriman paket data dari alamat sumber ke alamat tujuan. Termasuk di dalamnya adalah mengatur rute perjalanan masing-masing paket melintasi jaringan komunikasi. Proses ini dikenal dengan nama routing. Network layer memperlakukan setiap paket secara terpisah.
4. Transport
Pesan (message) yang diterima oleh tranport layer akan dipecah-pecah ke dalam segmensegmen kecil dengan ukuran sesuai dengan yang disyaratkan oleh protokol.
5. Session
Tugas dari lapis ini adalah melakukan proses sinkronisasi pengiriman dan penerimaan data agar tidak terjadi kesalahan pembacaan data di sisi penerima.
6. Presentation
Fungsi Layer Presentasi:Type data, enkripsi, visual oBagaimana data di images, dan lain-lain presentasikan.Contoh : JPEG, GIF, ASCII,EBCDIC
7. Application
|









Komentar
Posting Komentar